3 Titik Kemacetan Jalur Puncak Bogor, Awas Jangan Sampai Tidur di Pinggir Jalan

3 Titik Kemacetan Jalur Puncak Bogor, Awas Jangan Sampai Tidur di Pinggir Jalan

ANGKARAJA – Jalur Puncak Bogor masih menjadi primadona wisata warga Jabodetabek, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Namun di balik udara sejuk dan pemandangan pegunungan, jalur ini juga dikenal dengan kemacetan panjang dan tidak terduga. Bahkan, tak sedikit pengendara yang kelelahan hingga terpaksa tidur di pinggir jalan, kondisi yang sangat berbahaya. Berikut ini tiga titik kemacetan paling rawan di Jalur Puncak Bogor yang wajib diwaspadai.

1. Simpang Gadog, Titik Awal Macet yang Sering Mengular

Simpang Gadog merupakan gerbang utama menuju Puncak dan hampir selalu menjadi titik kemacetan pertama. Arus kendaraan dari Jakarta, Tol Jagorawi, dan jalur alternatif bertemu di kawasan ini, membuat kepadatan sulit dihindari.

Kemacetan di Simpang Gadog biasanya semakin parah saat:

  • Penerapan sistem satu arah (one way)
  • Akhir pekan dan libur panjang
  • Cuaca hujan yang memperlambat laju kendaraan

Banyak pengendara motor dan mobil yang terjebak berjam-jam di titik ini. Jika tidak siap fisik dan logistik, kelelahan bisa memicu pengendara berhenti sembarangan, termasuk tidur di pinggir jalan yang sangat berisiko tertabrak kendaraan lain.

2. Pasar Cisarua, Macet karena Aktivitas Warga dan Wisata

Titik kemacetan berikutnya berada di kawasan Pasar Cisarua. Aktivitas pasar tradisional yang padat, ditambah keluar-masuk kendaraan wisata dan angkutan umum, membuat arus lalu lintas kerap tersendat.

Masalah utama di area ini antara lain:

  • Kendaraan parkir sembarangan
  • Pejalan kaki menyeberang tanpa pengaturan
  • Banyak kendaraan berhenti mendadak

Saat macet panjang, pengendara motor sering mematikan mesin dan beristirahat di bahu jalan. Padahal, kondisi jalan yang menanjak dan sempit membuat berhenti terlalu lama, apalagi sampai tertidur, sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

3. Pasar Cipanas hingga Puncak Pass, Macet Turunan dan Tanjakan

Kawasan Pasar Cipanas menuju Puncak Pass juga menjadi titik rawan kemacetan, terutama saat arus balik wisata. Jalan yang berkelok, tanjakan panjang, serta turunan curam membuat laju kendaraan melambat drastis.

Di titik ini, risiko tidak hanya macet, tetapi juga:

  • Rem motor dan mobil cepat panas
  • Pengendara kelelahan akibat stop and go
  • Potensi kecelakaan di tanjakan

Tak jarang ditemukan pengendara motor yang berhenti lama di pinggir jalan karena kelelahan atau mesin panas. Tidur di pinggir jalan pegunungan sangat berbahaya karena jarak pandang terbatas dan minim penerangan saat malam hari.

Tips Aman Agar Tidak Terjebak hingga Kelelahan

Agar tidak sampai kelelahan dan tidur di pinggir jalan saat melintasi Jalur Puncak, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Berangkat lebih pagi untuk menghindari puncak kepadatan
  • Pantau informasi one way sebelum berangkat
  • Isi bahan bakar penuh dari bawah
  • Bawa air minum dan camilan
  • Gunakan rest area atau SPBU untuk beristirahat, bukan bahu jalan
  • Pastikan kondisi motor prima, terutama rem dan pendingin mesin

Kesimpulan

Jalur Puncak Bogor memiliki setidaknya tiga titik kemacetan utama, yakni Simpang Gadog, Pasar Cisarua, dan kawasan Pasar Cipanas hingga Puncak Pass. Kemacetan panjang di area ini kerap membuat pengendara kelelahan, bahkan sampai tertidur di pinggir jalan, yang sangat berbahaya.

Avatar slainanatsyasiregar@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *