DELAPANTOTO – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik, terutama di jalur darat yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Gilimanuk. Beberapa ruas jalan tergenang air, lumpur, bahkan ada yang terhambat oleh material kayu dan batu yang terbawa arus. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama pengguna jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk yang menjadi pintu utama arus kendaraan antara Jawa dan Bali.
Operasional Penyeberangan
Meski banjir melanda sebagian wilayah, operasional pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) dan Gilimanuk (Jembrana) pada dasarnya tetap berjalan. Pihak penyelenggara jasa penyeberangan biasanya menegaskan bahwa kapal feri masih bisa berlayar karena kondisi laut di Selat Bali relatif aman. Hambatan lebih banyak terjadi di jalur darat menuju dan keluar pelabuhan, bukan pada proses menyeberang itu sendiri.
Dengan kata lain, motor dan mobil tetap bisa menyeberang, hanya perlu memperhatikan akses menuju pelabuhan yang kadang tergenang atau macet karena antrean panjang.
Aman untuk Motor dan Mobil?
- Motor: Masih bisa menyeberang dengan lancar, namun pengendara perlu waspada saat melewati jalan yang tergenang. Jika air cukup tinggi, motor berisiko mogok.
- Mobil: Relatif lebih aman karena ground clearance lebih tinggi dibanding motor. Namun mobil kecil atau sedan tetap harus hati-hati jika melintasi genangan dalam.
- Truk dan bus: Umumnya tetap bisa beroperasi, meski kadang terkendala antrean panjang akibat penyempitan jalur atau penutupan sementara di titik rawan banjir.
Tips Aman Melintas
- Cek kondisi jalan sebelum berangkat. Jangan memaksa melintasi genangan tinggi, terutama dengan motor.
- Atur waktu perjalanan. Saat banjir, akses menuju pelabuhan biasanya lebih padat.
- Perhatikan instruksi petugas. Jika ada pengalihan jalur atau penutupan sementara, ikuti arahan agar perjalanan tetap lancar.
- Siapkan kendaraan. Pastikan motor atau mobil dalam kondisi prima, terutama bagian kelistrikan dan rem.
Kesimpulan
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih aman dilalui motor maupun mobil, meskipun banjir di Bali berdampak pada akses jalan menuju pelabuhan. Kendala utama lebih banyak terjadi di daratan, bukan pada pelayaran di Selat Bali. Dengan kewaspadaan ekstra dan mengikuti arahan petugas, kendaraan pribadi tetap bisa menyeberang dengan relatif aman.
Sumber: tvtogel.cloud







Tinggalkan Balasan